5 Penyebab Kenapa Parfum Tidak Tahan Lama di Kulit Kamu
Ada beragam penyebab kenapa parfum tidak tahan lama saat dipakai. Bisa jadi karena pemilihannya yang kurang tepat, metode menyimpannya yang salah, atau karena pilihan aktivitasnya.
Kamu mungkin heran, kenapa aroma parfum favorit kini tidak lagi awet dan terus membuatmu menyemprotkan ulang setelah beberapa jam sekali. Jika ini yang terjadi, ini waktunya buat cari tahu apa penyebab utamanya menggunakan 5 parameter berikut ini. Yuk, simak sampai habis!
5 Penyebab Kenapa Parfum Tidak Tahan Lama di Kulitmu
Dari konsentrasi hingga cara menyimpan, ini adalah faktor-faktor yang paling sering membuat aroma parfum cepat pudar.
1. Memilih Konsentrasi Parfum yang Rendah
Ada 3 macam parfum dengan konsentrasi fragrance oil berbeda, yaitu:
• Eau de Cologne (EDC): 2–5% kandungan
• Eau de Toilette (EDT): 5–15% kandungan
• Eau de Parfum (EDP): 15–20% kandungan
Semakin kecil konsentrasi fragrance oil, semakin cepat juga aroma parfum memudar. Jadi, sebelum mengecek banyak penyebab, coba ingat-ingat apa label parfum yang kamu pilih, ya.
2. Base Notes Lemah
Alasan parfum tidak tahan lama yang kedua adalah lapisan base notes yang seharusnya membuat aroma parfum masih terasa dalam jangka panjang, justru punya struktur yang lemah.
Ciri-cirinya bisa langsung kamu deteksi dari wangi parfum yang terasa kuat di awal, tapi cepat hilang setelah beberapa lama. Ini karena semua aroma kuat sudah ditonjolkan di top notes demi kesan menarik di awal.
3. Metode Menyimpan Salah
Paparan panas, sinar matahari, dan udara lembap adalah musuh parfum. Ketiga hal ini bisa mempercepat oksidasi yang mengubah komposisi kimia parfum dan melemahkan aromanya dari waktu ke waktu.
Agar kualitasnya tetap terjaga, jangan letakkan botol parfum di dekat jendela atau di kamar mandi. Simpan di tempat sejuk, gelap, dan kering yang jauh dari sinar matahari.
4. Parfum Kedaluwarsa
Parfum yang belum dibuka bisa bertahan 3-5 tahun. Begitu segel dibuka dan kamu mulai memakainya, umurnya bisa berkurang menjadi 2-3 tahun tergantung cara penyimpanan.
Kalau parfummu sudah terbuka dan lama tidak dipakai, bukan hanya kekuatan aromanya yang menurun, tapi juga wangi yang berubah kurang enak.
5. Aktivitas Padat di Outdoor
Cuaca panas dan aktivitas yang tinggi adalah alasan kenapa parfum tidak tahan lama. Di bawah sinar matahari, molekul parfum lebih cepat menguap dibandingkan saat kamu beraktivitas di ruang ber-AC.
Jadi, penting sekali untuk pilih parfum yang berkonsentrasi lebih tinggi sejak awal dan sebisa mungkin selalu bawa parfum pilihanmu berukuran travel size supaya bisa touch up di manapun dan kapanpun.
BACA JUGA: 6 Tips Memilih Tempat Jual Parfum Online Terpercaya
Cara Agar Parfum Tahan Lama Sepanjang Hari
Pilih parfum yang tepat saja belum menjamin aroma parfum favoritmu akan bertahan sepanjang hari. Biar lebih awet, coba aplikasikan beberapa cara ini, yuk!
1. Aplikasikan di Titik Nadi
Leher, pergelangan tangan, dan belakang telinga adalah area dengan suhu lebih hangat dan stabil. Panas di titik-titik ini membantu aroma keluar bertahap sepanjang hari, dan bukan menguap sekaligus.
Selain itu, kamu juga perlu stop kebiasaan menggosok pergelangan tangan setelah menyemprot. Cara pakai parfum seperti ini bisa memecah struktur molekul aroma dan wangi parfum lebih cepat hilang.
2. Pakai Lotion Sebelum Parfum
Kulit yang terhidrasi punya lapisan minyak yang membantu molekul parfum menempel lebih lama.
Cobalah oleskan lotion atau body oil di area yang akan kamu semprotkan sebelum mengaplikasikan parfum. Lapisan ini akan memperlambat penguapan dan membuat wanginya jauh lebih bertahan.
3. Coba Teknik Layering Aroma
Layering aroma bisa kamu aplikasikan mulai dari memilih body wash dengan aroma wangi yang kuat. Setelah mandi dan tubuh masih setengah lembap, segera pakai lotion yang punya aroma berkarakter. Lalu, diakhiri dengan menyemprotkan parfum.
Saat satu lapisan mulai memudar, lapisan lainnya masih tertinggal di kulit. Cocok sekali untuk kamu yang mau membuat wangi parfum jauh lebih awet tanpa sering re-apply.
4. Pilih Base Notes yang Teruji
Jangan cuma fokus di aroma top notes saja. Kamu juga perlu cek komposisi base notes, apakah memiliki kandungan yang teruji awet.
Kamu bisa pertimbangkan dulu bahan-bahan seperti sandalwood, amber, musk, dan resin yang dikenal punya daya tahan tinggi. Setelah itu, cek bagian top notes dan middle notes untuk mendapatkan aroma favorit kamu.
Lebih Awet EDT atau EDP?
EDP lebih tahan lama dibanding EDT. Seperti, penjelasan sebelumnya, EDP memiliki konsentrasi fragrance oil yang lebih tinggi daripada EDT.
Dengan 15-20% kandungan, wangi EDP bisa bertahan 4-8 jam yang pastinya cocok untuk aktif di kantor. Sementara EDT yang bisa tahan 2-4 jam lebih cocok buat kamu yang nyaman dengan kebiasaan re-apply.
Kalau kamu mau aroma yang daya tahannya paling tinggi dengan struktur aroma yang kuat, kamu bisa coba parfum berlabel Extrait de Parfum dengan konsentrasi 20-40%.
BACA JUGA: Apa Itu Extrait de Parfum? Kenali Tingkatan Tertinggi Parfum
Coba Terapkan Tipsnya dengan Parfum Desainer dan Parfum Niche Pilihan C&F, Yuk!
Ternyata penyebab parfum tidak tahan lama bisa disebabkan karena keputusan-keputusan kecil yang keliru saat memilih, menyimpan, dan menggunakannya, ya. Setelah tahu, sekarang waktunya ubah caramu memakai parfum dengan tips-tips di atas supaya aromanya bisa menempel seharian.
Tapi, bagaimana dengan parfumnya, sudah punya pilihan parfum yang cocok untuk mulai mengaplikasikan cara baru ini?
Di C&F Store, kamu dapat menemukan berbagai parfum dari merk ternama dunia, mulai dari parfum desainer premium, sampai parfum niche terbaik yang berkarakter. Semua rekomendasi dipilih secara cermat untuk memberikanmu kebebasan memiliki aroma tubuh yang memikat untuk momen apapun.
Yuk, kunjungi C&F Store terdekat dan jadi lebih percaya diri dengan parfum pilihan yang tahan lama!