10 Penyebab Jamur Kuku pada Tangan dan Kaki yang Jarang Disadari
Ada beragam penyebab jamur kuku muncul, dan yang paling sering adalah karena kebiasaan yang kurang baik dalam memelihara tubuh, salah satunya membiarkan kuku dalam kondisi lembap.
Meskipun tidak terlalu mempengaruhi kesehatan tubuh secara umum, kuku berjamur pastinya membuat penampilan jari jadi tidak menarik dan terkesan kotor.
Nah, bagi kamu yang sedang mengalami kondisi ini, jangan khawatir karena jamur kuku tetap bisa diobati dan membuat kuku kembali cantik. Artikel kali ini akan menunjukkan pun apa saja penyebab yang dapat dihindari dan cara mengobatinya dengan tepat. Simak sampai habis, ya!
Apa Itu Jamur Kuku?
Jamur kuku atau onikomikosis, adalah infeksi dari jamur dermatofita atau candida albicans yang membuat kuku tangan atau kaki berubah warna, menebal, dan rapuh.
Umumnya, jamur kuku lebih banyak muncul di kuku kaki dibandingkan kuku tangan. Sebuah riset yang dipublikasikan di National Library of Medicine bahkan menyebutkan kalau 90% jamur kuku terjadi di kuku kaki.
Jamur-jamur ini masuk lewat celah kecil di sekitar kuku atau kulit yang terluka, lalu berkembang biak di lapisan keratin. Karena lapisan ini padat, proses penyembuhannya pun butuh waktu yang panjang dibanding infeksi jamur di kulit.
BACA JUGA: Contoh Kuku yang Tidak Sehat, Cek Kondisi Kukumu Sekarang!
Penyebab Kuku Berjamur: Alami Sampai Kebiasaan
Tidak semua orang punya risiko terkena jamur kuku yang sama. Boleh jadi penyebab jamur kuku yang kamu alami berbeda dari yang lain. Beberapa penyebabnya antara lain:
1. Faktor Usia
Jamur kuku umumnya tumbuh seiring perbertambahan usia, khususnya setelah menginjak usia 60 tahun. Ini terjadi karena pertumbuhan sel kuku melambat dan sirkulasi darah ke area kaki ikut menurun, sehingga jamur lebih mudah hinggap.
2. Kondisi Medis Tertentu
Beberapa kondisi medis seperti diabetes dan gangguan sirkulasi darah membuat sistem imun tubuh lebih lemah. Alhasil, jamur jadi lebih mudah berkembang biak dan merusak kuku.
3. Jenis Kelamin
Dibandingkan wanita, American Academy of Dermatology (AAD) mencatat kalau pria punya risiko lebih tinggi terkena jamur kuku. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan pria yang sering memakai sepatu tertutup dalam waktu lama untuk aktivitas fisik yang intens.
4. Lingkungan yang Lembap
Jamur kuku suka tumbuh subur di tempat lembap seperti kolam renang umum, kamar mandi bersama, atau ruang ganti gym. Kalau kamu sering telanjang kaki di tempat-tempat ini, risiko tertular jamur kuku umumnya lebih tinggi.
5. Terlalu Lama Menggunakan Sepatu
Memakai sepatu tertutup sepanjang hari membuat kakimu berkeringat dan sangat lembap, yang jadi tempat tumbuhnya jamur. Solusinya, pilih sepatu yang breathable dan ganti kaos kaki secara rutin agar potensi kuku berjamur berkurang.
6. Kontak Langsung dengan Orang yang Terinfeksi
Penyebab kuku jamur lebih cepat muncul adalah tertular orang yang terinfeksi. Apalagi, jika kamu sering berbagi handuk atau bertukar alat manicure.
7. Kontak Tidak Langsung Lewat Permukaan Terkontaminasi
Selain kontak langsung, jamur kuku juga bisa menular lewat permukaan yang terkontaminasi, seperti lantai kamar mandi umum, matras yoga, atau alat pedicure di salon yang tidak disterilkan dengan benar. Spora jamur bisa bertahan cukup lama di permukaan-permukaan ini.
8. Kebiasaan Merokok
Meski bukan penyebab langsung, namun merokok ternyata juga berkaitan dengan risiko tumbuhnya jamur kuku. Kandungan dalam rokok bisa mengganggu sirkulasi darah ke ujung jari tangan dan kaki, sehingga memperlambat proses penyembuhan alami kuku.
9. Kutek Gel atau Nail Art Terlalu Lama
Menggunakan kutek gel dan nail art terlalu lama adalah satu penyebab kuku berjamur yang paling jarang disadari. Kuku yang sirkulasinya sering tertutup jadi lebih lembap dan membuat jamur lebih mudah berkembang.
10. Pakai Kuku Palsu atau Ekstensi Kuku dalam Jangka Panjang
Jika kamu aktif menggunakan kuku palsu atau ekstensi kuku, pastikan berikan jeda waktu agar kuku asli kembali bernapas. Pastikan juga proses pemasangan atau pelepasannya juga higienis, agar risiko jamur kuku semakin kecil.
Cara Mengobati Jamur Kuku
Inilah beberapa cara mengobati jamur kuku yang membantu kukumu kembali normal:
1. Oleskan Tea Tree Oil
Cobalah oleskan tea tree oil yang mengandung senyawa aktif terpinen-4-ol yang mampu merusak membran sel jamur hingga sel rusak sepenuhnya. Agar sembuh dengan efektif, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mengetahui berapa dosis terbaiknya, ya.
2. Usahakan Kaki dan Tangan Tetap Kering dan Bersih
Untuk meminimalisir jamur tumbuh, segera potong kuku pendek dan lurus begitu kuku mulai panjang. Upayakan juga mengganti kaus kaki begitu terasa lembap dan beri jeda 24 jam sebelum pakai sepatu yang sama.
3. Konsultasikan dengan Dokter dan Gunakan Obat Resep
Jika kamu kurang yakin dengan bahan natural, pilih cara konsultasikan keluhanmu ke dokter. Dokter biasanya akan meresepkan obat topikal (krim oles) yang perlu dipakai rutin sampai kuku baru yang sehat tumbuh sepenuhnya.
4. Tindakan Debriment
Di tingkatan kondisi tertentu, dokter boleh jadi menyarankan untuk membersihkan bagian kuku yang rusak atau menebal, supaya obat topikal lebih mudah menembus sampai ke sumber infeksi.
BACA JUGA: 7 Kutek Kuku yang Bagus untuk Nail Art dan French Manicure
Rawat Kuku dengan Tepat, Lalu Kembalikan Kuku Cantikmu dengan Nail Polish Pilihan C&F!
Penyebab jamur kuku memang beragam, mulai dari faktor usia sampai kebiasaan nail art. Namun, bukan berarti jamur kuku sulit disembuhkan, ya. Dengan penanganan yang tepat, jamur kuku dapat mereda dan kukumu kembali cantik seperti semula.
Setelah kuku kembali sehat dan mulus, pastinya kamu bisa lebih bebas memilih gaya untuk menghias kuku. Nah, pilihan produk nail polish terbaik dari C&F bisa menjadi pilihan yang tepat, nih. Selain membuat kuku tampil cantik, kandungannya diformulasikan untuk tetap menjaga kualitas dan kesehatan kulit, sehingga tidak perlu khawatir kukumu kembali ke kondisi sebelumnya.
Yuk, mulai rawat kuku tangan dan kaki kamu dengan lebih bijak dari sekarang, lalu percantik penampilanmu dengan produk nail care terpercaya bersama C&F!