Perbedaan Ketombe Basah dan Kering, Ternyata Tak Sama!
Ketombe kerap jadi masalah rambut yang sering dialami banyak orang. Sayangnya, masih banyak orang yang belum tahu perbedaan ketombe basah dan kering.
Bahkan banyak juga yang menganggap keduanya adalah sama, sehingga penanganannya pun jadi asal-asalan. Alhasil, bukannya hilang, justru ketombe di kulit kepala jadi semakin banyak.
Jadi, apa bedanya ketombe basah dan kering? Yuk, temukan jawabannya dalam artikel ini!
Perbedaan Ketombe Basah dan Kering
Berikut ini adalah berbagai perbedaan ketombe basah dan kering yang harus kamu tahu untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
1. Ketombe Basah
Perbedaan ketombe basah dan kering sebenarnya sangat mudah dikenali. Berbeda dari ketombe kering, biasanya ketombe basah muncul karena produksi minyak yang berlebih di kulit kepala.
Jadi, kulit kepala yang berminyak justru cenderung akan menjadi tempat berkembang biak jamur Malassezia yang bisa menyebabkan ketombe.
Umumnya, ketombe basah ditandai dengan serpihan kulit mati yang lebih besar, lengket, dan juga berwarna kekuningan. Beberapa penyebab munculnya ketombe basah antara lain:
- Produksi Minyak Berlebih: Ketombe basah akan muncul di kulit kepala yang berminyak. Produksi minyak berlebih ini bisa disebabkan karena faktor hormon, pola makan yang tidak seimbang, hingga stres.
- Masalah Kesehatan Kulit: Kondisi peradangan, seperti Dermatitis Seboroik atau Psoriasis, pada kulit yang menyebabkan kulit kepala jadi merah, berminyak, dan ditutupi oleh serpisah kulit mati yang lengket dan kekuningan.
2. Ketombe Kering
Ketombe kering umumnya terjadi pada kulit kepala yang juga mengalami kekeringan. Jadi, kulit kepala yang kering akan menyebabkan munculnya serpihan kecil berwarna putih atau abu-abu yang mudah terjatuh dari rambut.
Adapun berbagai penyebab munculnya ketombe kering adalah sebagai berikut.
- Kulit Kepala Kering: Perbedaan ketombe basah dan kering yang satu ini tentu mudah dikenali. Sebab, penyebab utama ketombe kering adalah karena kurangnya kelembapan di kulit kepala.
- Penggunaan Produk Rambut yang Tidak Cocok: Beberapa produk perawatan rambut mengandung sulfat yang justru dapat menghilangkan minyak alami di kulit kepala, sehingga menyebabkan kekeringan dan pengelupasan.
- Sering Keramas: Walau sering keramas dapat menjaga kesehatan rambut, tapi hal ini juga bisa menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan untuk menjaga kelembapan kulit kepala.
BACA JUGA: 5 Cara Atasi Kulit Kepala Mengelupas atau Ketombe, Cepat dan Efektif!
Ciri-Ciri Ketombe Basah dan Kering
Setelah mengetahui perbedaan ketombe basah dan kering, berikut ini adalah ciri-ciri keduanya yang menarik untuk diketahui.
1. Ciri Ketombe Basah
- Kulit kepala akan terasa gatal dan juga berminyak.
- Terlihat serpihan kulit yang lebih besar, lengket, dan berwarna kekuningan di kulit kepala.
- Muncul kemerahan dan peradangan di kulit kepala.
2. Ciri Ketombe Kering
- Kulit kepala akan terasa kering dan gatal.
- Banyaknya serpihan putih kecil yang sering jatuh dari rambut.
- Tidak menimbulkan tanda-tanda peradangan atau kemerahan secara signifikan pada kulit kepala.
BACA JUGA: Kenali 4 Penyebab Ketombe yang Seringkali Diabaikan
Cara Mengatasi Ketombe Basah dan Kering
Selain tahu perbedaan ketombe basah dan kering serta ciri-cirinya, kamu juga harus tahu bagaimana cara mengatasi masalah rambut ini.
Sebab, jika dibiarkan, bukan hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tapi juga dapat mengurangi rasa percaya diri.
Pada dasarnya, ketombe dapat diatasi dengan perawatan dan pengobatan, meski membutuhkan waktu yang lebih lama. Namun, salah satu yang paling penting adalah menggunakan shampo anti-ketombe.
Pilihlah shampo yang mengandung bahan ketoconazole, selenium sulfide, zinc pyrithione, salicylic acid, tea tree oil, coal tar, dan piroctone olamine. Namun, tetap sesuaikan dengan jenis kulit kepala, ya.
Beberapa hal yang bisa kamu perhatikan agar masalah ketombe kering maupun basah bisa segera hilang, antara lain:
1. Keramas menggunakan shampo anti-ketombe dua kali seminggu. Selain itu, kamu bisa keramas di hari lain dengan memakai shampo sesuai jenis kulit kepala untuk membersihkan kulit kepala.
2. Perhatikan cara pemakaian shampo anti-ketombe dengan baik. Misalnya, harus didiamkan selama beberapa menit sebelum dibilas atau harus dipakai dua kali dalam sekali keramas.
3. Cobalah beberapa produk shampo anti-ketombe dengan kandungan bahan yang berbeda hingga menemukan produk yang paling efektif untuk mengatasi masalahmu tersebut.
BACA JUGA: Ketombe Parah dan Mengganggu? Coba 6 Haircare Routine ini!
Atasi Masalah Ketombe dengan Produk Perawatan Rambut dari C&F Store!

Sumber: C&F Store Website
Dengan mengetahui perbedaan ketombe basah dan kering di atas, maka kini kamu bisa menentukan produk perawatan rambut mana yang cocok untuk mengatasi masalah tersebut.
Salah satu produk shampo anti-ketombe terbaik yang bisa kamu coba adalah Yves Rocher Anti Dandruff Shampoo.
Terbuat dari bahan alami, shampo ini diklaim dapat menghilangkan ketombe setelah dua minggu pemakaian.
Selain itu, tersedia juga promo Special Bundling Yves Rocher Anti Dandruff Collection yang bisa dipilih agar kamu mendapat hasil yang lebih maksimal.
Kamu bisa mendapatkan shampo ini hanya di C&F Store. Yuk, check out sekarang juga!