Sebelum Membeli, Ketahui 5 Jenis Parfum sesuai Ketahanan Aromanya
Pernah nggak sih kamu merasa parfum yang baru disemprot wangi banget, tapi beberapa jam kemudian sudah nggak tercium? Nah, ini semua berkaitan langsung dengan jenis parfum sesuai ketahanan aroma.
Sayangnya, masih banyak orang yang bingung dengan istilah jenis-jenis parfum ini. Pada akhirnya, mereka pun salah pilih dan kecewa karena aroma parfum cepat hilang.
Lantas, apa saja jenis parfum dan berapa lama ketahanannya? Simak artikel ini sampai akhir.
Kenapa Ketahanan Parfum Bisa Berbeda?
Sebelum masuk ke daftar jenis parfum sesuai ketahanan aroma, penting buat kamu tahu dulu kenapa parfum ada yang awet, tapi ada juga yang cepat hilang.
Berikut ini adalah beberapa faktor utamanya yang perlu diketahui.
- Konsentrasi bibit parfum atau fragrance oil
- Jenis aroma
- Jenis kulit (kering atau lembap)
- Cara pemakaian
- Lingkungan dan cuaca
Jadi, kalau kamu bertanya "parfum tahan berapa lama?", jawabannya tergantung dari kombinasi faktor di atas, terutama dari segi jenis parfumnya.
5 Jenis Parfum Sesuai Ketahanan Aroma
Berikut ini adalah penjelasan tentang setiap jenis parfum sesuai ketahanan aroma yang penting untuk dipahami.
1. Perfume atau Extrait de Parfum
Salah satu wewangian ini memang paling populer di kalangan banyak orang. Teksturnya lebih oily dibanding dengan jenis parfum lainnya.
Kandungan minyak esensial murninya sekitar 20-30%, sehingga mampu menghasilkan wangi yang tahan lama dan menempel pada tubuh. Tidak heran aroma wanginya bisa bertahan hingga 24 jam.
2. Eau de Parfum (EDP)
Ingin tampil wangi dan menarik saat bertemu orang lain? Cobalah jenis parfum satu ini. Perfume oil-nya memiliki konsentrasi sekitar 15-20%.
Namun, eau de parfum tahan berapa lama? Wangi jenis parfum ini bisa bertahan hingga 8 jam. Apabila dibandingkan dengan parfum, eau de parfum cenderung lebih ringan dan bisa digunakan sepanjang hari.
3. Eau de Toilette (EDT)
Dibanding dengan dua jenis parfum di atas, eau de toilette memiliki kandungan minyak esensial lebih kecil, sekitar 5-15%. Aroma wanginya hanya mampu bertahan selama 2 hingga 3 jam.
Kalau kamu tipe yang sering reapply parfum, eau de toilette bisa jadi pilihan yang nyaman. Apalagi kalau kamu kurang suka parfum dengan aroma yang terlalu kuat.
4. Eau de Cologne (EDC)
Wewangian yang banyak digunakan oleh pria dan anak muda ini memiliki kandungan minyak esensial cukup rendah, yaitu sekitar 2-4%.
Eau de cologne merupakan jenis parfum yang sangat ringan dan biasanya memiliki aroma segar atau buah-buahan. Aroma eau de cologne umumnya bisa bertahan hingga 2 jam.
5. Eau Fraiche
Eau Fraiche memiliki harga paling murah dan kandungan minyak esensial paling rendah dibanding wewangian lainnya, yaitu sekitar 1-3%. Kamu bisa memakai wewangian ini kapan pun sesuai keinginan, karena aromanya hanya bertahan sebentar.
Jenis Parfum Sesuai Kebutuhan dan Aktivitas
Selain berdasarkan konsentrasi, kamu juga bisa memilih jenis parfum sesuai ketahanan aroma berdasarkan aktivitas.
- Untuk Kerja/Kantor: Pilih EDP atau EDT dengan aroma fresh atau soft floral karena wanginya cukup awet, tapi nggak mengganggu orang sekitar.
- Untuk Acara Malam: Parfum atau EDP dengan aroma woody, oriental, atau sweet lebih cocok karena kesannya elegan dan tahan lama.
- Untuk Outdoor dan Cuaca Panas: EDT atau EDC dengan aroma citrus, aquatic, atau green akan terasa lebih nyaman.
- Untuk Remaja/Aktivitas Santai: Eau fraiche atau EDT ringan sudah cukup.
Tips Memakai Parfum Agar Tahan Lama
Bagi sebagian orang, memakai parfum sangat diperlukan untuk menghasilkan bau badan yang wangi dan tahan lama.
Nah, bagi kamu para pencinta parfum, alangkah baiknya simak tips memakai wewangian agar aroma yang dihasilkan bisa bertahan lama dan tidak cepat pudar.
1. Gunakan Pelembap atau Lotion Terlebih Dulu
Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah oleskan salep pelembap atau lotion pada area kulit yang hendak dikenakan parfum. Lotion ini akan menahan aroma parfum pada kulit lebih lama dibanding menyemprotkan parfum ke kulit secara langsung.
Pilihlah pelembap dengan aroma yang netral atau aroma yang mirip dengan aroma parfum yang akan kamu gunakan.
2. Semprot Parfum di Area yang Tepat
Aroma parfum akan terasa wangi dan bertahan lebih lama jika kamu menyemprotkannya di area yang tepat.
Semprotkan parfum ke bagian titik-titik nadi, seperti pergelangan tangan bagian dalam, dalam siku, sekitar leher, bawah perut, belakang lutut, pergelangan kaki, dan betis.
Area-area pada tubuh tersebut akan menghasilkan suhu panas tubuh lebih tinggi dan menyebarkan aroma parfum ke seluruh tubuh.
3. Simpan Parfum Kamu dengan Baik
Tidak sedikit orang yang masih meremehkan cara penyimpanan parfum. Parfum yang disimpan dengan baik sangat penting untuk menjaga kualitas parfum.
Simpanlah parfum yang kamu miliki di tempat bersuhu sedang dan hindari sinar matahari langsung agar kandungannya tidak cepat menguap dan berkurang.
Terakhir, pastikan tutup parfum selalu tertutup rapat agar wangi parfum bertahan lama.
BACA JUGA: Kenali Berbagai Jenis Parfum dan Cara Tepat Memilihnya
Mana Nih Jenis Parfum Sesuai Ketahanan Aroma yang Kamu Banget?
Nah, demikian ulasan singkat mengenai lima jenis parfum sesuai tingkat ketahanan aroma beserta tips memakai parfum agar tahan lama dan tidak cepat pudar.
Pastikan pilih jenis parfum sesuai dengan kebutuhan kamu, ya! Yuk, intip beberapa rekomendasi parfum terbaik yang bisa kamu temukan dengan mudah di C&F Store!