Cara Efektif Atasi Purging Karena Pakai Skincare Baru
Sumber: pexels.com
“Baru memakai skincare sekitar 2 minggu, mengapa kulit jadi breakout?” Pastikan dulu apakah ini kondisi penolakan kulit terhadap produk skincare alias breakout atau justru kulit sedang mengalami purging? Ya, memang pada dasarnya kulit mengalami purging, yaitu reaksi terhadap kandungan produk skincare tertentu yang baru dipakai. Agar tidak salah lagi membedakannya, simak tanda-tanda dan cara mengatasi skin purging di bawah ini yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Tanda-Tanda Kulit Alami Purging
Purging terjadi saat kulit menyesuaikan dengan produk skincare baru atau semacam melakukan detoksifikasi dengan cara membersihkan sel kulit mati dan menggantikan dengan sel kulit baru. Kondisi ini bisa memicu iritasi dan jerawat yang hanya bersifat sementara serta efek sampingnya lebih singkat dan tidak separah breakout.
Selama purging berlangsung, seseorang akan mengalami jerawat yang mungkin berbeda-beda. Seperti jerawat atau beruntusan di area rentan jerawat muncul secara tiba-tiba karena area ini sering terjadi penyumbatan pori-pori, kelebihan minyak, dan juga penumpukan bakteri penyebab jerawat.
Selain jerawat, purging juga bisa menimbulkan pengelupasan kulit dan kulit kering. Nah, purging pada kulit ini akan hilang dalam waktu 2-4 minggu setelah memakai skincare baru. Kondisi kulit wajah akan segera membaik dan skincare bekerja secara maksimal.
Penyebab Terjadinya Skin Purging
Menurut Annie Gonzales, M.D., dokter kulit bersertifikat di Riverchase Dermatology Miami, menyatakan bahwa purging terjadi saat baru menggunakan bahan aktif exfoliant skincare seperti AHA/BHA, retinol, dan retinoid acid. Bahan-bahan inilah yang mempercepat regenerasi kulit dan melepaskan sel-sel kulit mati lebih cepat.
Memang pada umumnya, kulit melakukan regenerasi secara alami setiap 28 hari sekali, namun bahan aktif retinoid mempercepat proses ini. Tak hanya melepas sel kulit mati, namun juga mempercepat laju pori-pori tersumbat atau microcomedone.
Kondisi purging ini tak perlu dikhawatirkan. Pasalnya saat itu kulit harus menarik semua kotoran dan sel mati di lapisan yang paling dalam ke permukaan kulit. Sehingga kulit akan segera menghasilkan sel-sel baru dan mulai lebih mudah dibersihkan
Cara Mengatasi Kondisi Skin Purging
Saat purging terjadi, kulit akan sangat sensitif dan rentan. Sehingga pastikan tidak menyentuh jerawat di wajah hingga sembuh. Untuk mencegah peradangan lebih lanjut,
Hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi intensitas bahan aktif skincare yang mempercepat regenerasi kulit agar kulit dapat beradaptasi Misalnya penggunaan retinol coba dipakai satu kali pada minggu pertama, dua kali pada minggu kedua, seterusnya sampai satu produk digunakan setiap satu atau dua kali sehari.
Langkah terbaik untuk memastikan kulit tidak mengalami alergi terhadap produk, cobalah uji sampel di area kulit lain selama 24-48 jam untuk mengetahui reaksi kulit. Setidaknya cara ini efektif ketepatannya meski mungkin akan sedikit berbeda saat diaplikasikan di wajah. Tetap lakukan skincare dasar setiap harinya, mulai dari pembersih wajah bebas sulfat, pelembap yang calming, dan penggunaan sunscreen.
Namun jika kondisi tertentu seperti kemerahan, perih, ruam, iritasi, dan sensasi terbakar yang tak kunjung mereda, segera hentikan penggunaan produk skincare baru. Hal ini penting dilakukan supaya menjaga kondisi kulit tetap sehat dan tidak semakin parah.
Rekomendasi Produk Skincare
Sumber: instagram.com/somethincofficial
Salah satu rekomendasi terbaik produk serum eksfoliasi ini menyertakan petunjuk pemakaian produk untuk yang baru pertama kali mencoba. Sehingga dipastikan bahan aktif di dalamnya aman digunakan selama mengikuti petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan produk.
Level 1% Retinol dari brand lokal Somethinc ini selain mengandung bahan utama retinol acid yang berfungsi untuk merawat hingga lapisan kulit terdalam, dan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Retinol terenkapsulasi lebih stabil dan menembus ke lapisan kulit. Kandungan lainnya adalah ceramide 3 dan hyaluronic acid yang ringan serta cepat meresap ke kulit. Menggunakan teknologi Enkapsulasi Gentinol-200 dari Korea, sehingga formulanya aman digunakan untuk kulit sensitif dan tidak membuat kulit iritasi.
Bermanfaat melindungi kulit dari radikal bebas, anti polusi, memperbaiki sel kulit, mencegah penuaan dini, mencerahkan kulit, mengatasi hiperpigmentasi, meratakan tekstur kulit dan menghidrasi kulit.
Hasilnya kulit akan menjadi lebih terawat, cerah, dan kenyal. Karena merupakan bahan aktif yang cukup kuat, untuk pertama kali penggunaannya, coba dengan dosis 1-2 kali dalam seminggu. Pada kondisi kulit tertentu bisa mengakibatkan purging. Jika cocok dan tidak menimbulkan masalah pada kulit, coba gunakan setiap hari pada malam hari untuk hasil kulit maksimal. Hindari penggunaan AHA BHA secara bersamaan.
Baca Juga: Dark Spot: Ciri-Ciri, Penyebab dan Cara Perawatannya
Kesimpulannya, kondisi purging normal dialami saat pergantian produk skincare yang baru dan akan hilang sendirinya. Sesuaikan intensitas penggunaannya dengan kondisi kulit dan bisa lakukan uji sampel di bagian lengan dan tunggu reaksinya selama 24-48 jam.
Pastikan sebelum membeli produk skincare routine, cermati ingredients dan klaim produk untuk hasil kulit cantik dan sehat. Dapatkan produk skincare terbaik hanya di C&F Store.
